Agar berhasil
mejalankan fungsi proteksi, rele proteksi dituntut untuk memenuhi empat syarat kualitas
yang baik: 1) keandalan (realibility), 2) diskriminasi, 3) selektivitas, dan 4) kecepatan.
1.4.1 Keandalan
Menyatakan
probabilitas rele tersebut sukses dalam fungsi adalah deteksi dan kontrol untuk
jangka panjang. Keandalan yang tinggi dicapai apabila rele dirancang dan dibuat
dengan baik, digunakan dan dirawat dengan benar, serta dikerjakan oleh petugas
yang memadai. Rancangan (desain) dan pembuatan (pabrikasi dan pemasangan) yang
baik:
- Bentuk kontak yang tepat, tekanan kontak yang tinggi pada bagian output rele,
- Rumah penutup (housing) rele yang bebas dari debu,
- Sambungan-sambungan (joint) kawat dipatri dengan sempurna,
- Koil (isolasinya) diresapi bahan yang tahan lembab,
- Komponen-komponen rangkaian yang di treated untuk mencegah kontaminasi,
- Dihindarkan dari pengunaan bahan isolasi yang mengeluarkan zat-zat korosif, dan
- Pembuatan (pabrikasi) dan pemasangan (instalasi) yang dikerjakan dengan cermat.
Pengoperasian dan
pemeliharaan dilakukan seperlunya dan dikerjakan oleh
petugas khusus
yang terdidik.
1.4.2 Diskriminasi
Merupakan
kemampuan rele untuk membedakan keadaan gangguan dengan keadaan normal, bahkan
membedakan gejala gangguan semu terhadap gangguan yang sesungguhnya. Bagian
komparator rele bertugas menjalankan fungsi diskriminasi tersebut. Arus inrush magnetisasi trafo
adalah sebuah contoh gejala yang menyerupai adanya gangguan-dalam (internal
fault) pada trafo.
1.4.3
Selektivitas
Merupakan sifat rele yang mengisolir
hanya bagian sistem yang terkena gangguan langsung, sedangkan bagian lain,
walaupun berkaitan harus tetap bekerja. Dalam hal ini selektivitas digolongkan menjadi dua jenis,
yakni selektivitas absolut dan selektivitas relatif. Selektivitas absolut
dimiliki oleh unit system, artinya rele
hanya merespons gangguan yang terjadi pada zone-nya sendiri, sehingga tidak
mampu (bahkan tidak boleh) merespons gangguan yang terjadi di luar zonenya.
Selektivitas relatif dimiliki oleh proteksi yang dapat memberikan back-up bagi rele proteksi
lain di dekatnya. Apabila rele yang terdekat dengan
lokasi gangguan gagal bekerja, maka rele back-up
akan membantu mengisolasi gangguan
tersebut.
1.4.4 Kecepatan Operasi
Untuk gangguan
yang berat dan berbahaya, rele proteksi harus bekerja cepat, agar:
- 1) Peralatan yang terganggu, kerusakannya belum parah,
- 2) Terganggunya tegangan sistem (drop tegangan yang besar, tegangan fase yang tak seimbang) tidak bertahan lama,
- 3) Batas critical clearing time sistem tenaga tidak terlampaui, supaya system tidak kehilangan stabilitas. Tiap jenis mempunyai batas waktu pemutusan yang berbeda-beda.
Gambar 1.2 Critical clearing time sistem tenaga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar