iklan

Jumat, 23 Mei 2025

CPC 100 + CP TD dari OMICRON peralatan uji kelistrikan dan commissioning peralatan primer seperti trafo daya, breaker, CT/VT, kabel, dan sistem pentanahan.


CPC 100 + CP TD dari OMICRON adalah salah satu peralatan uji kelistrikan terkemuka yang digunakan secara luas di industri ketenagalistrikan, khususnya oleh PLN, kontraktor EPC, dan perusahaan pembangkit/distribusi untuk pengujian dan commissioning peralatan primer seperti trafo daya, breaker, CT/VT, kabel, dan sistem pentanahan.


๐Ÿงฐ 1. Apa itu CPC 100 + CP TD OMICRON?

  • CPC 100: Perangkat uji primer multifungsi dari OMICRON untuk pengujian peralatan bertegangan tinggi hingga 800 A dan 2 kV, tanpa memerlukan sumber daya eksternal besar.

  • CP TD1: Modul tambahan (TD = Tan Delta) untuk menguji tahanan isolasi dan rugi dielektrik (tan ฮด atau dissipation factor), biasanya digunakan untuk pengujian transformator, bushing, kabel, dan isolator.



⚙️ 2. Fungsi dan Kegunaan

CPC 100 (unit utama):

Pengujian Fungsi
Trafo daya (Power Transformer) Turns ratio, winding resistance, vector group, magnetizing current
CT/VT (Current & Voltage Transformer) Burden test, ratio, polarity, excitation curve
Breaker (CB) Contact resistance test
Sistem pentanahan (Grounding System) Ground impedance and step/touch voltage test
Motor, Generator Insulation resistance, winding resistance
Relay Uji Primer Injection test up to 800 A

CP TD1 (modul Tan Delta):

Uji Keterangan
Tan Delta (Dissipation Factor) Mengukur kerusakan atau degradasi isolasi
Capacitance Measurement Mengevaluasi kapasitas isolasi pada trafo, bushing, atau kabel
Voltage up to 12 kV Untuk trafo besar dan GIS insulation testing
Automatic Frequency Sweep (15–400 Hz) Mengidentifikasi kondisi kelembaban dan kontaminasi isolasi

3. Cara Pemakaian (Sederhana)

๐Ÿงช Contoh: Tan Delta Test pada Transformator

  1. Matikan tegangan (pastikan transformator terisolasi dari sistem)

  2. Pasang kabel dari CPC 100 ke CP TD1 dan sambungkan ke HV terminal trafo

  3. Grounding semua titik netral dan body

  4. Jalankan software OMICRON (PTM / Primary Test Manager)

  5. Set parameter (frekuensi, tegangan, tipe objek)

  6. Jalankan test – hasil Tan Delta dan Kapasitansi akan otomatis tampil

  7. Bandingkan hasil dengan nilai referensi (IEC atau standar pabrikan)


๐Ÿงฉ 4. Penggunaan di Indonesia

๐Ÿ“ Sektor yang menggunakan CPC 100 + CP TD:

  • PLN (unit pembangkitan & distribusi)

  • PJB, Indonesia Power

  • Kontraktor EPC dan Konsultan

  • Laboratorium pengujian kelistrikan

  • Pabrik trafo, breaker, dan panel (seperti PT Hitachi, ABB, dll)

๐Ÿ“œ Standar relevan:

  • SPLN 68–2: Pengujian peralatan primer

  • IEC 60076: Pengujian transformator daya

  • IEC 60567 / 60270: Uji isolasi, Tan Delta, dan partial discharge

  • PUIL 2011 / SNI 04-6950: Standar inspeksi sistem listrik


๐Ÿ–ฅ️ 5. Keunggulan OMICRON CPC 100 + CP TD

Fitur Manfaat
Portable & ringan (±29 kg) Cocok untuk site remote & GI
Multitest dalam satu alat Tidak perlu alat terpisah
Software berbasis PC (PTM) Dokumentasi & laporan otomatis
Presisi tinggi Diakui PLN & pabrikan
Dukungan OMICRON global Kalibrasi dan training di Indonesia tersedia

๐ŸŽ“ 6. Pelatihan dan Sertifikasi

OMICRON bekerja sama dengan banyak instansi di Indonesia untuk pelatihan seperti:

  • PT PLN (Persero) Training Center

  • PJB Academy

  • Distributor resmi (misal: PT Alpha Teknologi)

  • Sertifikat penggunaan CPC 100 bisa menjadi nilai tambah untuk engineer kelistrikan

 

IEC 60381-1 standar internasional dari International Electrotechnical Commission (IEC) yang mengatur tentang sinyal analog yang digunakan dalam sistem kontrol proses industri.


 

IEC 60381-1 adalah standar internasional dari International Electrotechnical Commission (IEC) yang mengatur tentang sinyal analog yang digunakan dalam sistem kontrol proses industri.


IEC 60381-1: Industrial-process measurement and control – Analog signals for use with industrial process instruments – Part 1: General requirements


๐ŸŽฏ Tujuan Utama Standar Ini

Menentukan karakteristik dasar sinyal analog (terutama sinyal arus dan tegangan) yang digunakan untuk komunikasi antar perangkat kontrol proses, seperti transmitter, controller, actuator, dan recorder, agar kompatibel dan interoperable.


⚙️ Cakupan Teknis IEC 60381-1

  1. ๐ŸŽ›️ Jenis Sinyal yang Diatur:

    • Arus: 4–20 mA dan 0–20 mA (utama untuk transmitter dan loop analog)

    • Tegangan: 0–5 V dan 0–10 V (lebih umum untuk internal control signal)

  2. ๐Ÿ”„ Sistem 2-wire dan 4-wire:

    • 2-wire loop-powered: Transmitter mendapatkan daya dan mengirim sinyal di loop 4–20 mA yang sama.

    • 4-wire: Daya terpisah dari sinyal (digunakan di actuator atau device yang butuh daya lebih besar).

  3. ๐Ÿ“ Toleransi dan Akurasi:

    • Ditentukan toleransi sinyal, kesalahan maksimum, noise, dan kestabilan.

    • Mendefinisikan linearitas output dan kesalahan transfer.

  4. Pengkondisian Sinyal (Signal Conditioning):

    • Menentukan kebutuhan filter, konversi analog-ke-digital (ADC), dan penguatan (amplifier).

  5. ๐Ÿ” Kebutuhan Isolasi:

    • Isolasi galvani antar sinyal untuk menghindari interferensi (ground loop).

    • Direkomendasikan untuk perangkat berkomunikasi di lingkungan industri berisik secara elektrik.

  6. ๐Ÿงฐ Aspek Instalasi:

    • Pengkabelan, grounding, penempatan kabel analog secara terpisah dari kabel daya tinggi.

    • Standar koneksi (misalnya terminal screw, DIN rail mount, dsb).


๐Ÿ“Š Contoh Penggunaan IEC 60381-1 dalam Dunia Nyata

Aplikasi Perangkat Terkait Sinyal
Transmitter tekanan Yokogawa EJA110, Rosemount 3051 4–20 mA
Aktuator katup kontrol Siemens SIPART PS2, ABB TZID 4–20 mA input
Data logger / SCADA analog input PLC Siemens S7, Allen-Bradley CompactLogix 0–10 V atau 4–20 mA
Sensor suhu RTD + transmitter Emerson, Endress+Hauser, Omega 4–20 mA

๐Ÿ“š Hubungan dengan Standar Lain

Standar Isi / Hubungan
NAMUR NE 43 Memperluas IEC 60381 dengan sinyal error untuk deteksi transmitter failure
IEC 61131-2 Menentukan tipe input/output untuk PLC agar kompatibel dengan sinyal analog 60381
IEC 61508 / 61511 Menentukan standar keselamatan sistem kontrol, sinyal 4–20 mA juga digunakan dalam SIL
ISA S50.1 Setara dengan IEC 60381, digunakan luas di Amerika Utara (ANSI/ISA Standard)

Manfaat Penggunaan IEC 60381-1

  • Interoperabilitas antar vendor

  • Konsistensi desain dan instalasi loop instrumentasi

  • Diagnostik yang lebih baik (dengan NAMUR NE 43)

  • Mengurangi risiko gangguan akibat interferensi atau sinyal tidak standar



Advanced Linux Networking Commands

 Here’s a deep dive into advanced Linux networking commands, tools, and techniques — ideal for sysadmins, devops, or security enthusiasts:


๐Ÿง  Advanced Linux Networking Commands


๐Ÿ” 1. Interface & IP Configuration

  • ip (replaces ifconfig)

ip a                # Show IP addresses
ip link set eth0 up # Bring interface up
ip addr add 192.168.1.100/24 dev eth0
  • ethtool – View/set Ethernet device parameters

ethtool eth0
  • nmcli (NetworkManager CLI)

nmcli con show
nmcli device status

๐ŸŒ 2. Network Diagnostics

  • ping, traceroute

ping -c 4 google.com
traceroute example.com
  • mtr (combines ping + traceroute)

mtr google.com
  • dig / nslookup – DNS lookups

dig +short mx gmail.com
nslookup google.com
  • host

host github.com

๐Ÿ›ฐ️ 3. Socket & Port Inspection

  • ss (modern replacement for netstat)

ss -tuln               # TCP/UDP listening ports
ss -s                  # Summary of connections
ss -p                  # Show PID of connected processes
  • lsof -i

lsof -i :443           # Show which process is using port 443
  • fuser

fuser -v 80/tcp        # Find process using port 80

๐Ÿ“ก 4. Scanning & Discovery

  • nmap – Network scanner

nmap -sS -Pn 192.168.1.0/24
nmap -A -T4 example.com
  • arp-scan

sudo arp-scan --interface=eth0 --localnet
  • tcpdump – Packet sniffer

tcpdump -i eth0 port 80
  • wireshark / tshark – Deep packet inspection (GUI/CLI)


๐Ÿ”Œ 5. Connection Testing

  • nc (netcat)

nc -zv example.com 22
nc -lvp 1234           # Listen on port 1234
  • telnet

telnet smtp.gmail.com 587
  • curl / wget

curl -I https://example.com
wget --spider -S https://example.com

๐Ÿ” 6. Secure File Transfer & Tunneling

  • ssh / scp / rsync

ssh user@host
scp file user@host:/dest/
rsync -avzP file user@host:/dest/
  • SSH Tunneling

ssh -L 8080:localhost:80 user@remote-host
  • Port forwarding with socat

socat TCP-LISTEN:1234,fork TCP:example.com:80

๐Ÿงฐ 7. Network Configuration Files

  • /etc/network/interfaces (Debian-based)

  • /etc/sysconfig/network-scripts/ (RHEL-based)

  • /etc/hosts – Manual hostname mapping

  • /etc/resolv.conf – DNS resolver settings

  • /etc/nsswitch.conf – Name resolution order


๐Ÿ“ˆ 8. Real-Time Monitoring

  • iftop / nethogs / bmon

sudo iftop -i eth0
sudo nethogs eth0
  • vnstat – Bandwidth usage statistics

  • iptraf-ng – Detailed traffic stats per interface


๐Ÿ”„ 9. Custom Packet Crafting

  • hping3

hping3 -S -p 80 example.com
  • ncat – Part of Nmap, like netcat but more powerful

  • scapy (Python) – Scriptable packet generation


๐Ÿ›ก️ 10. Firewall / NAT / VPN

  • iptables / nftables

iptables -L -n -v
  • ufw – Simple firewall (Ubuntu)

ufw allow 22/tcp
ufw enable
  • ip rule, ip route – Advanced routing

  • openvpn, wireguard – VPN tools



Kamis, 29 Agustus 2024

Top 15 antivirus populer pada tahun 2024

Top 15 antivirus populer pada tahun 2024, termasuk asal muasal, pemilik, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing:

 1. Kaspersky Anti-Virus
   - Asal: Rusia
   - Pemilik: Kaspersky Lab
   - Kelebihan: Deteksi malware yang sangat baik, perlindungan real-time yang kuat, dan performa yang ringan.
   - Kekurangan: Karena berasal dari Rusia, beberapa negara telah membatasi penggunaannya karena masalah keamanan nasional.

 2. Norton AntiVirus
   - Asal: Amerika Serikat
   - Pemilik: Gen Digital (sebelumnya Symantec)
   - Kelebihan: Perlindungan komprehensif termasuk anti-phishing, firewall, dan VPN. Antarmuka yang ramah pengguna.
   - Kekurangan: Memakan banyak sumber daya, yang dapat memperlambat perangkat.

 3. McAfee Total Protection
   - Asal: Amerika Serikat
   - Pemilik: McAfee Corp.
   - Kelebihan: Perlindungan multi-perangkat dan tambahan fitur keamanan seperti pengelola kata sandi dan VPN.
   - Kekurangan: Harga relatif tinggi dan perlindungan malware terkadang kurang akurat dibandingkan dengan pesaing.

 4. Bitdefender Antivirus Plus
   - Asal: Rumania
   - Pemilik: Bitdefender
   - Kelebihan: Deteksi malware sangat baik, perlindungan phishing yang kuat, dan performa ringan.
   - Kekurangan: Beberapa fitur canggih hanya tersedia di versi premium.

 5. Avast Free Antivirus
   - Asal: Republik Ceko
   - Pemilik: Gen Digital (setelah merger dengan AVG Technologies)
   - Kelebihan: Gratis dengan fitur yang kuat, termasuk proteksi ransomware dan Wi-Fi Inspector.
   - Kekurangan: Memiliki riwayat kontroversi terkait privasi, seperti menjual data pengguna.

 6. AVG AntiVirus Free
   - Asal: Republik Ceko
   - Pemilik: Gen Digital
   - Kelebihan: Gratis dengan perlindungan malware yang solid dan update otomatis.
   - Kekurangan: Antarmuka pengguna kurang intuitif dan terdapat iklan untuk versi berbayar.

 7. Sophos Home
   - Asal: Inggris
   - Pemilik: Sophos Group plc
   - Kelebihan: Perlindungan yang kuat untuk keluarga, kontrol orang tua yang baik, dan manajemen perangkat jarak jauh.
   - Kekurangan: Fitur premium hanya tersedia di versi berbayar, dan kadang deteksi ancaman kurang konsisten.

 8. Trend Micro Antivirus+ Security
   - Asal: Jepang
   - Pemilik: Trend Micro Inc.
   - Kelebihan: Perlindungan ransomware yang baik, antarmuka yang ramah pengguna, dan tambahan fitur anti-phishing.
   - Kekurangan: Memerlukan banyak sumber daya dan bisa menyebabkan perangkat lambat.

 9. ESET NOD32 Antivirus
   - Asal: Slovakia
   - Pemilik: ESET
   - Kelebihan: Deteksi malware yang kuat dan ringan pada sistem, cocok untuk gamer.
   - Kekurangan: Fitur tambahan terbatas dibandingkan pesaing.
 10. Panda Dome Essential
   - Asal: Spanyol
   - Pemilik: Panda Security
   - Kelebihan: Mudah digunakan, perlindungan VPN disertakan, dan fitur anti-theft.
   - Kekurangan: Perlindungan malware kurang konsisten, dan versi gratis memiliki iklan.

 11. Windows Defender (Microsoft Defender Antivirus)
   - Asal: Amerika Serikat
   - Pemilik: Microsoft
   - Kelebihan: Gratis, terintegrasi langsung dengan Windows, perlindungan dasar yang cukup kuat.
   - Kekurangan: Fitur terbatas dan performa deteksi malware kurang kuat dibandingkan antivirus berbayar.

 12. Webroot SecureAnywhere Antivirus
   - Asal: Amerika Serikat
   - Pemilik: OpenText Corporation
   - Kelebihan: Ringan, scan cepat, dan perlindungan berbasis cloud yang efisien.
   - Kekurangan: Beberapa fitur yang diandalkan berbasis cloud mungkin kurang optimal tanpa koneksi internet yang baik.

 13. Malwarebytes Premium
   - Asal: Amerika Serikat
   - Pemilik: Malwarebytes Corporation
   - Kelebihan: Efektif melawan malware dan adware, bisa digunakan bersama antivirus lain.
   - Kekurangan: Tidak ada perlindungan real-time di versi gratis, dan fitur antivirus dasar agak terbatas.

 14. Avira Antivirus Pro
   - Asal: Jerman
   - Pemilik: Avira Operations GmbH & Co. KG
   - Kelebihan: Ringan, fitur anti-phishing, dan VPN disertakan dalam versi Pro.
   - Kekurangan: Beberapa fitur seperti firewall hanya tersedia di versi premium, dan iklan pada versi gratis.

 15. F-Secure SAFE
   - Asal: Finlandia
   - Pemilik: F-Secure Corporation
   - Kelebihan: Perlindungan yang kuat dengan VPN dan parental control, mudah digunakan.
   - Kekurangan: Agak mahal dibandingkan dengan fitur yang ditawarkan, dan kadang terjadi false positives.

Antivirus-antivirus ini merupakan pilihan populer yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tergantung pada kebutuhan pengguna.

Senin, 03 Oktober 2022

Cara membuat bootstrap dalam aplikasi baru menggunakan React

 

Cara membuat aplikasi baru menggunakan React

 

1.       Buatlah Aplikasi React menggunakan terminal command line pada Software Visual studio Code  dan tekan Enter.

npx create-react-app my-app

my-app adalah nama folder tempat penyimpanan aplikasi yang dibuat menggunakan react.

2.       Ubahlah direktori menuju nama folder yang telah dibuat dengan mengetik perintah cd+nama folder seperti dibawah ini. Kemudian tekan Enter.

cd my-app

Project Structure: kita berada dalam project direktori seperti yang kita telah berhasil membuat aplikasi react As  dan install package yang telah dibutuhkan. Setelah membuat aplikasi react , struktur proyek akan terlihat seperti pada gambar berikut.


 

3.  Pilih terminal nodejs pada command line terminal. Jika kita ingin menginstal bootrap di aplikasi react yang saja dibuat . Arahkan menuju folder direktori aplikasi yang telah dibuat . Disini nama foldernya adalah B:\my-app>.

npm install bootsrap



Bootstrap telah berhasil diinstall. Pilih folder dan version bootstrap yang diinstall dengan mengamati dalam folder node_modules.


Versi bootstrap yang telah diinstall dapat juga diamati di file package.json .

Filename: package.json


4.  Setelah install bootstrap, import  Bootstrap minified CSS file dan  Bootstrap JavaScript minified bundle file kedalam index.js dimana ada dalam  B:\my-app\src.

 
import 'bootstrap/dist/css/bootstrap.min.css';
import 'bootstrap/dist/js/bootstrap.bundle.min';

 

dua pernyataan diatas dibutuhkan didalam file index.js untuk mengimpor dependencies didalam file react supaya menggunakan kelas bootstrap di dalam React app component.

Filename: index.js

5.   Install popper.js dan jquery untuk menggunakan komponen javascript bootstrap. Untuk menginstall jquery dan popper.js silahkan buka terminal dalam folder my-app , ketik perintah berikut di terminal command line laulu tekan enter.

npm install jquery popper.js

setelah install import kedua dependencies ke dalam aplikasi React didalam case index.js . berikut kedua statement yang digunakan untuk mengimpor dependencies ini.

import $ from 'jquery';

import Popper from 'popper.js';

 

Filename: index.js



6.   Buatlah bootstrap sederhana sebagai contoh bootstrap button  didalam case nama file App.js.

FileName : App.js


7.       Run aplikasi React dengan mengetik perintah deploy pada command line terminal nodejs seperti dibawah ini

       npm start

8.       Setelah running server , kita akan melihat output layer  seperti dibawah ini.